Friday, October 7, 2011

MAKANAN-MAKANAN PENYEBAB LUPA...


  1. Banyak makan epal yang sudah masam.
  2. Banyak makan makanan yang masam termasuk asam atau jeruk buahan.
  3. Banyak makan bawang besar.
  4. Banyak makan makanan yang mengandungi rempah dan ketumbar kering.
  5. Memakan kepala ikan.
  6. Memakan makanan dan minuman yang bercampur dengan semut. Semut dipercayai mengandungi sejenis kimia yang boleh melemahkan ingatan.
  7. Makan sehingga terlalu kenyang.
  8. Makan makanan yang telah di sentuh oleh tikus.
  9. Makan makanan yang dijjual di warung-warung yang kotor dan terdedah.
  10. Minum minuman yang memabukkan seperti arak dan tuak masam.
  11. Banyak makan makanan yang mengandungi bahan kimia termasuk bahan perasa dan bahan awet. Umpamanya minuman bergas dan makanan segera (junk food). Bahan kimia di dalamnya boleh menumpulkan fikiran dan daya ingatan seseorang.

OTAK ANDA BOLEH ROSAK APABILA....


Tidak mengambil sarapan pagi - Apabila seseorang tidak mengambil sarapan pagi, paras gula dalam darah akan menjadi rendah. Ini akan mengakibatkan kekurangan bekalan nutrisi pada otak dan menjadikannya kurang aktif


Terlebih makan - Ia akan membebankan pembuluh darah otak dan mengurangkan kuasa mental otak.


Merokok - Asap rokok akan mengakibatkan sel-sel otak terjejas atau terbakar dan boleh mengakibatkan penyakit Alzheimer.


Penggunaan gula yang berlebihan - Pengambilan gula secara berlebihan akan mengganggu penyerapan protein dan nutrisi. Selain daripada itu, ia akan mengganggu perkembangan otak yang sihat.


Pencemaran otak - Otak adalah pengguna oksigen terbesar dalam badan manusia. Pencemaran udara boleh menyebabkan pengurangan bekalan oksigen ke otak dan keaktifan otak.


Terlebih tidur - Tidur adalah bagus untuk merehatkan otak tetapi masa tidur yang panjang boleh mengakibatkan sel-sel otak kita mati.


Menutup muka ketika tidur - Tidur sambil menutup muka akan mengakibatkan otak menerima lebih banyak karbon dioksida berbanding oksigen dan akan membawa kerosakkan kepada otak.


Membiarkan otak bekerja semasa kita berada dalam keadaan kurang sihat - Bekerja semasa anda kurang sihat boleh mengurangkan keberkesanan otak dan juga membawa kerosakkan kepada sel-sel otak.


Kurang berimaginasi - Berfikir adalah salah satu cara yang terbaik untuk melatih otak kita. Kurangnya berimaginasi boleh menyebabkan tahap kecerdasan/keaktifan otak menurun.

Thursday, October 6, 2011

Untuk KecantIKKan DIrI...


  1. Untuk mendapatkan wajah yang segar, berseri-seri dan cantik, cucilah sekurang- kurangnya 5 kali sehari dengan air wuduk. Jangan di lap air wuduk pada anggota, biarkan nya kering sendiri. Ambil sejadah, solat, berzikir, dan berdoa.
  2. Untuk menghilangkan strees, memperbanyakkan pergerakan. Perbanyakkan solat. Ketika solat, kita menggerakkan seluruh tubuh. Lalu berkomunikasilah dengan ALLAH SWT melalui zikir dan doa.
  3. Untuk pelembab, agar awet muda, gunakanlah senyuman. Tidak hanya di bbir tapi juga di hati. Jangan lupa bisikkan 'kata kunci' "Allahuma Kamma Hassanta Khalqii Fahassin Khuluqii" (Ya Allah sebagaimana kau telah memperindah kejadianku, maka perindah pula akhlakku) (HR Ahmad). Doa melihat cermin.
  4. Untuk mempunyai bibir yang cantik, bisikkan kalimat-kalimat Allah, tidak berbohong atau menyakiti hati orang lain, tidak menyombongkan diri atau takbur.
  5. Untuk mendapatkan tubuh yang langsing, amalkan diet yang teratur dengan berpuasa seminggu 2 kali, Isnin dan Khamis. Jika berkeupayaan, berpuasa seperti Nabi Daud A.S yakni selang satu hari. Makan makanan halal, perbanyak sayuran, buah-buahan, dan air putih.

Khas untuk WANITA sejati...


Saudariku...
Ambillah waktu untuk berfikir, itu adalah sumber kekuatan...
Ambillah waktu untuk berdoa, itu adalah sumber ketenangan...
Ambillah waktu untuk belajar, itu adalah sumber kebijaksanaan...
Ambillah waktu untuk berehat, itulah sumber kesegaran...
Ambillah waktu untuk dicintai dan mencintai, itu adalah hak istemewa yang di berikan TUHAN...
Ambillah waktu untuk beramal, itu adalah kunci menuju syurga...

Wednesday, June 8, 2011

CINTA DALAM DIAM

Bila belum bersedia melangkah lebih jauh dengan seseorang, cukup cintai ia dalam diam ... Karena diammu adalah salah satu bukti cintamu padanya ...

Kau ingin memuliakan dia, dengan tidak mengajaknya menjalin hubungan yang terlarang,
Kau tak mau merosak kesucian dan penjagaan hatinya..

Karena diammu memuliakan kesucian diri dan hatimu..
Menghindarkan dirimu dari hal-hal yang akan merusak izzah dan iffahmu ..

Karena diammu bukti kesetiaanmu padanya ..
Karena mungkin saja orang yang kau cinta adalah juga orang yang telah ALLAH swt pilihkan untukmu ...

Ingatkah kalian tentang kisah Fatimah dan Ali??
Yang keduanya saling memendam apa yang mereka rasakan ...
Tapi pada akhirnya mereka dipertemukan dalam ikatan suci nan indah ....

Karena dalam diammu tersimpan kekuatan ... kekuatan harapan ...
Hingga mungkin saja Allah akan membuat harapan itu menjadi nyata hingga cintamu yang diam itu dapat berbicara dalam kehidupan nyata ...
Bukankah Allah tak akan pernah memutuskan harapan hamba yang berharap pada-Nya??

Dan jika memang 'Cinta Dalam Diammu' itu tak memiliki kesempatan untuk berbicara di dunia nyata, biarkan ia tetap diam ...

Jika dia memang bukan milikmu, Allah, melalui waktu akan menghapus 'Cinta Dalam Diammu' itu dengan memberi rasa yang lebih indah dan orang yang tepat ...

Biarkan 'Cinta Dalam Diammu' itu menjadi memori tersendiri dan sudut hatimu menjadi rahsia antara kau dengan Sang Pemilik hatimu ...

Cintailah ia dalam diam, dari kejauhan, dengan kesederhanaan dan keikhlasan...

Ketika cinta kini hadir tidaklah untuk Yang Maha Mengetahui saat secercah rasa tidak lagi tercipta untuk Yang Maha Pencipta izinkanlah hati bertanya untuk siapa ia muncul dengan tiba-tiba...mungkinkah dengan ridha-Nya atau hanya mengundang murka-Nya...

Jika benar cinta itu karena Allah maka biarkanlah ia mengalir mengikuti aliran Allah karena hakikatnya ia berhulu dari Allahmaka ia pun berhilir hanya kepada Allah..

" Dan segala sesuatu Kami ciptakan berpasang-pasangan supaya kamu mengingat kebesaran Allah ." (QS. Adz Dzariyat:49)

" Dan kawinkanlah orang-orang yang sendirian diantara kamu, dan orang-orang yang layak (berkawin) dari hamba-hamba sahayamu yang lelaki dan hamba-hamba sahayamu yang perempuan. Jika mereka miskin Allah akan memampukan mereka dengan kurnia-Nya. Dan Allah Maha luas(pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui. " (QS. An Nuur: 32)

" Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya diantaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir. " (QS. Ar-Ruum:21)

Tapi jika memang kelemahan masih nyata dipelupuk mata maka bersabarlah... berdo'alah... berpuasalah...

" Wahai kaum pemuda, siapa saja diantara kamu yang sudah sanggup untuk menikah, maka menikahlah, sesungguhnya menikah itu memelihara mata, dan memelihara kemaluan, maka bila diantara kamu belum sanggup untuk menikah, berpuasalah, karena ssungguhnya puasa tersebut sebagai penahannya " (Hadist) "

" Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. Dan suatu jalan yang buruk. " (QS. Al Israa' :32)

Cukup cintai ia dalam diam...
bukan karena membenci hadirnya.. .tapi menjaga kesuciannya bukan karena menghindari dunia... tapi meraih surga-Nya bukan karena lemah untuk menghadapinya.. .tapi menguatkan jiwa dari godaan syaitan yang begitu halus dan menyelusup..

Cukup cintai ia dari kejauhan...
karena hadirmu tiada kan mampu menjauhkannya dari cobaan karena hadirmu hanya akan menggoyahkan iman dan ketenangan karena hadirmu mungkin saja akan membawa kenelangsaan hati-hati yang terjaga...

Cukup cintai ia dengan kesederhanaan...
memupuknya hanya akan menambah penderitaan menumbuhkan harapan hanya akan mengundang kekecewaan mengharapkan balasan hanya akan membumbui kebahagiaan para syaitan...

Maka cintailah ia dengan keikhlasan...
karena tentu kisah Fatimah dan Ali bin Abi Thalib diingini oleh hati... tapi sanggupkah jika semua berakhir seperti sejarah cinta Salman Al Farisi...?

"...boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu. Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui. " (QS. AlBaqarah:216) "

" Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji adalah buat wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula). Mereka (yang dituduh) itu bersih dari apa yang dituduhkan oleh mereka (yang menuduh itu). Bagi mereka ampunan dan rezki yang mulia (surga)" (QS.An Nuur:26) "

Cukup cintai ia dalam diam dari kejauhan dengan kesederhanaan dan keikhlasan...
karena tiada yang tahu rencana Tuhan... mungkin saja rasa ini ujian yang akan melapuk atau membeku dengan perlahan karena hati ini begitu mudah untuk dibolak-balikan... serahkankan rasa yang tiada sanggup dijadikan halal itu pada Yang Memberi dan Memilikinya biarkan ia yang mengatur semuanya hingga keindahan itu datang pada waktunya...

" Barangsiapa menjaga kehormatan orang lain, pasti kehormatan dirinya akan terjaga. " (Umar bin Khattab ra.)

Wednesday, February 2, 2011

Kemanisan Iman

Sabda Rasulullah SAW.: "Tiga perkara yang barangsiapa terdapat (ketiga-tiga perkara itu) padanya nescaya dia memperolehi kemanisan iman (iaitu) Allah dan Rasul-Nya adalah lebih dia cintai daripada selainnya, dan diamencintai seseorang semata-mata kerana Allah, dan dia benci untuk kembali kepada kekufuran (maksiat) sebagaimana dia benci dilemparkan ke dalam api neraka". (Hadis Sahih Riwayat Bukhari dan Muslim)

Sahabat-sahabatku, marilah sentiasa tanamkan dalam hati kita 3 sifat ini (yang tersebut dalam hadith di atas) agar 'kemanisan iman' itu benar-benar dirasai.

Mengapa perlunya kemanisan iman? Kerana dengan kemanisan iman, kita tidak pernah mengeluh dengan keletihan dan kepenatan dalam berdakwah. Dengan kemanisan iman, kita sentiasa redha dan tawakkal dengan semua ujian yang Allah berikan kepada kita. Dengan kemanisan iman, kita sentiasa bersiap siaga untuk Islam.

Kadang kala, kita terasa penat dan lemah dalam berdakwah. Kadang kala kita merasakan yang kita telah banyak menyumbang untuk Islam tetapi apa yang kita dapat hanyalah keletihan, kesedihan dan sebagainya. Kadang kala mad'u kita kelihatan seperti tidak menghargai apa yang kita kongsikan. Kadang kala sahabat-sahabat lain pun kurang acknowledge kerja kita.

Tetapi ingatlah, kerja dakwah ini bukan kerja dengan manusia tetapi kerja dengan Allah. Dengan kemanisan iman, hanya kepada Allah kita meletakkan sepenuh pengharapan. Dengan kemanisan iman, kita akan sentiasa yakin dan percaya dengan 'the hidden blessings' yang Allah janjikan.

"Maka tidak seorang pun mengetahui apa yg disembunyikan untuk mereka iaitu (bermacam-macam nikmat) yang menyenangkan pandangan mata sebagai balasan terhadap apa yg mereka kerjakan" [32:17]

Marilah sama-sama kita bermujahadah menuju kepada kemanisan iman dalam beramal. Mudah-mudahan hati kita sentiasa tenang dan redha dalam menegakkan kalimah Allah di atas muka bumi ini.

Wednesday, December 15, 2010

Bunga yang Indah

Bunga yang kembang dan cantik itu jarang yang wangi... begitulah juga orang yang cantik; kebanyakannya jarang berbudi.

Apabila si gadis dipuji dengan kata-kata, "Awak ni cantiklah," maka akan menguntumlah sekuntum senyuman dibibirnya dan berbungalah hatinya. Tersipu-sipulah ia.

Ah... siapa yang tidak seronok bila dikatakan cantik dan lawa? Begitulah resam manusia, seronok bila dipuji kecewa bila dikeji.

Tetapi lain halnya bagi si mukmin yang merasa dirinya miskin dengan Tuhannya. Terasa kerdil tatkala berhadapan dengan pujian dan sanjungan manusia. Wanita yang cantik selalu ditimpa 'perasan' kerana sedar dirinya punya kelebihan.

Kata orang, wanita cantik banyak mahunya. Diri rasa bangga, seisi dunia mahu digenggamnya. Kalau ia seorang gadis dirinya sanggup menjadi tukaran dengan wang yang beribu. Ada pula yang rela menjadi andartu. Hidup liar bak merpati, senang didekat dan ditangkap lari.

Jika dia seorang isteri yang sedar dan bangga dengan kecantikkannya maka suamilah yang menjadi mangsa. Si suami selalu melutut dan kalah dengan kehendak dan karenahnya. Lebih malang jika si suami pula suka akan kecantikan isterinya. Ia menyayangi isteri atas dasar kecantikannya.

Jadilah suami laksana lembu yang dicucuk hidungnya. Ke mana diarah di situlah perginya, alangkah dayusnya dia. Si isteri yang cantik rupawan akan merajuk dan meragam seandai kemahuannya tidak tercapai, mengugut, merajuk hendak balik kampung atau minta cerai.

Alangkah indahnya jika si isteri tadi, kecantikannya digunakan untuk meniup semangat jihad ke lubuk hati mujahidin. Ketahuilah, keutamaan dan nilai diri seorang wanita sama ada cantik atau tidak adalah pada akhlaknya.

Andai dia seorang isteri, ketaatannya pada suami adalah akhlak yang indah. Wanita yang cantik tetapi tidak berbudi pekerti tinggi, lebih-lebih lagi isteri yang cantik yang derhaka pada suami adalah ibarat bunga raya. Cantik warnanya, harumnya tiada.

Sebaliknya wanita yang kurang cantik tetapi berakhlak mulia, taat suaminya, sentiasa mencari keredhaan-Nya, ibarat bunga cempaka. Tiada rupa tetapi harumnya memikat jiwa.

Antara bunga raya dan bunga cempaka pastilah cempaka diminati orang.

Kasihan si bunga raya, tidak dijual atau dipakai orang. Ibarat gadis murahan yang mempertontonkan kecantikan. Konon nanti ada yang berkenan tetapi tidak sedar diri jadi mainan.

Wanita yang kurang cantik pula jika tidak berakhlak akan meyakitkan hati dan mata. Ibarat bunga yang tidak cantik tidak pula harum dan wangi. Maka tiadalah apa-apa tarikan dan keindahan padanya.

Usah bangga dan usah pula risau akan paras rupa untuk merebut kasih sayang manusia. Tetapi marilah berlumba-lumba untuk menjadi wanita yang bertaqwa dan berakhlak mulia. Nescaya disayangi Allah serta makhluk-makhluk-Nya.

Seharusnya diri yang dikurniakan Allah dengan nikmat kecantikan sentiasa resah jiwanya. Bukan kerana takut luput kurniaan itu dari dirinya. Bukan jua kerana ada yang iri hati dan mahu menganiayai atau menandingi kejelitaannya. Resah adalah kerana menghitung pahala-pahala yang tinggal akibat pujian dan sanjungan manusia yang bakal menjerumuskan dirinya ke jurang neraka.

Mengira-ngira bagaimana untuk meruntuhkan gunung mazmumah (sikap negatif) akibat dari kecantikan diri yang dijulang bagaikan mahkota. Apa lagi jika kecantikan itu hidangan setiap insan, cantik indah tetapi hina terdedah. Menjadi mainan nafsu dan syaitan.

Bersyukur dengan segala nikmat Tuhan. Baik buruk,cantik hodoh itu adalah pemberi-Nya.Yang berwajah cantik atau hodoh sama-sama perlukan persediaan. Akan tiba saatnya jua di mana yang berwajah cantik indah dikerumuni oleh cacing dan ditimbusi tanah di liang lahad yang gelap lagi sunyi.

Tatkala itu bersandinglah manusia dengan kematian. Apakah baru di kala itu mahu diucapkan nikmat iman dan Islam itulah sebesar-besar pemberian Tuhan? Baru sanggup berjuang, berkorban apa saja demi mendapatkannya? Sebelum segala-galanya terlewat sama-samalah kita daki anak-anak tangga menuju ke puncak taubat.

Asal manusia dari setitis mani yang hina. Sehina itulah pula dirimu wahai wanita. Kenangilah nasib diri di hari penghisaban. Segala pinjaman Tuhan itu, untuk apa digunakan. Lunakkan hati, tenangkan perasaan. Lihatlah ke seluruh penjuru alam. Di mana saja mata menjurus di sana ada tanda keagungan Tuhan.

Dongakkan kepala ke langit biru, tundukkan wajah ke bumi yang hijau. Saksikanlah kilauan mentari, percikan cahaya bulan dan bintang. Langit yang dijadikan-Nya tidak bertiang, gunung-ganang tidak berpancang. Usah terlena dibuai keindahan, sesungguhnya pada segalanya itu terkandung pengajaran:

"Dan apa sahaja nikmat yang ada padamu dari Allahlah datangnya, dan bila kamu ditimpa kemudaratan maka hanya pada-Nyalah kamu meminta pertolongan." (Surah An-Nahl: 53)